Lantas, jaringan apa yang dimaksud?
Dalam pembahasan kali ini kami akan membahas 3 macam jaringan, yaitu jaringan komputer, jaringan internet, dan jaringan protokol.
Kemudian, akan ada juga pembahasan tentang apa kecepatan akses internet, bandwith, topologi, juga ada sedikit penjelasan tentang server; client; dan proxy.
Ini dia pembahasannya!!
Jaringan Komputer
Jaringan komputer adalah suatu sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama.
Jaringan Internet
Sekumpulan jaringan komputer yang dikumpulkan menjadi suatu kesatuan.
-jaringan komputer: sekumpulan komputer yang saling terhubung.
= Sekumpulan komputer yang berada di seluruh dunia yang terhubung menjadi suatu kesatuan.
Protokol
Sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua titik atau lebih.
Jaringan komputer
Berdasarkan hubungannya
1.Peer to peer:
-Hubungan antara dua komputer saja.
-Dihubungkan dengan bluetooth.
2.Client server:
-Untuk menghubungkan lebih dari 2 komputer.
-Dihubungkan dengan LAN, MAN, WAN.
Penyusun
1.Hardware
2.Software (client server)
=Sistem Operasi:
-Client (bebas, bisa windows 7, 8, XP, android, dll)
-Server:
1.Windows 2003 server
2.Windows 2008 server
3.Windows 2013 server
4. LINUX
Apa itu LAN-WAN-MAN?
1.LAN (local area networks)
=Jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil.
=Ch: Warnet
2.WAN (wide area networks)
=Jaringan komputer yang mencakup area yang lebih luas.
=Kota, negara
3.MAN (metropolitan area networks)
=Gabungan dari beberapa LAN
=ch: LAN ITB Jatinangor dihubungkan dengan LAN ITB Tamansari dengan MAN.
Apa itu server-client-proxy?
Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalm sebuah jaringan komputer.
Client adalah komputer yang diperbolehkan untuk masuk ke dalam network dan mengambil/ menggunakan segala sumber daya yang tersedia di dalam network.
Proxy adalah aplikasi yang menghubungkan antara client dan ISP.
Topologi
Topologi adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan.
Topologi Bus/Topologi Backbone
=Pada topologi bus terdapat sebuah kabel copaxial
yang dibentangakan, kemudian beberapa
komputer dihubungkan pada kabel tsb.
=Karakteristik:
1.Node - node dihubungkan secara serial
sepanjang kabel, dan pada kedua ujung kabel
ditutup dengan terminator.
2.Sangat sederhana dalam instalasi.
3.Sangat ekonomis dalam biaya.
4.Paket-paket data saling bersimpangan pada
suatu kabel.
5.Tidak memerlukan HUB atau switch, yang banyak diperlukan adalah Tconnector pada setiap
ethernet card.
6.Masalah yang sering terjadi adalah jika salah satu node rusak, maka semua jaringan dapat
down, sehingga seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
=Kelebihan:
1. Jumlah Node tidak dibatasi, tidak seperti hub
yang dibatasi oleh jumlah dari port (misal : 16
port untuk 16 node).
2. Kecepatan pengiriman data lebih cepat, karena
data berjalan searah.
3. Lebih mudah dan murah jika ingin menambah
atau mengurangi jumlah node, karena yang
dibutuhkan hanya kabel dan konektornya saja.
=Kekurangan:
- Sulit mengidentifikasi kesalahan jika jaringan mengalami gangguan.
- Lalu lintas data padat karena topologi bus menggunakan kabel terpusat sebagai transmisi.
- Jika terdapat salah satu client yang rusak, maka jaringan tidak dapat berfungsi.
- Sebagai penguat sinyal dibutuhkan repeater untuk jarak jauh.
- Bila terjadi gangguan yang terlalu serius, maka proses pengiriman data menjadi lambat karena lalu lintas jaringan penuh dan padat akibat tidak ada pengontrol User.
Topologi Ring
=Semua komputer dihubungkana pada cincin yang
berfungsi sebagai concentrator.
Yaitu tempat berkumpulnya ujung kabel dari setiap
komputer yang terhubung.
berfungsi sebagai concentrator.
Yaitu tempat berkumpulnya ujung kabel dari setiap
komputer yang terhubung.
=Karakteristik:
1. Node-node dihubungkan secara serial di sepanjang
kabel dengan bentuk jaringan seperti lingkaran.
2.Sangat sederhana dalam layout seperti jenis topologi
bus.
3.Paket-paket data dapat mengalir dalam satu arah
sehingga tabrakan (collision) dapat dihindarkan.
4.Masalah yang dihadapi sama dengan topologi bus, yaitu jika salah satu node rusak, maka
seluruh jaringan tidak dapat berkomunikasi.
=Kelebihan:
1.Lebih hemat kabel.1. Node-node dihubungkan secara serial di sepanjang
kabel dengan bentuk jaringan seperti lingkaran.
2.Sangat sederhana dalam layout seperti jenis topologi
bus.
3.Paket-paket data dapat mengalir dalam satu arah
sehingga tabrakan (collision) dapat dihindarkan.
4.Masalah yang dihadapi sama dengan topologi bus, yaitu jika salah satu node rusak, maka
seluruh jaringan tidak dapat berkomunikasi.
=Kelebihan:
2.Tidak akan mengalami tabrakan pengiriman data (collision), karena di satu waktu hanya
satu node yang bisa mengirimkan data/ data mengalir dalam satu arah.
3.Tidak memerlukan HUB atau Switch.
4.Setiap komputer memiliki hak akses yang sama terhadap token sehinnga tidak ada
komputer yang memonopoli jaringan.
=Kekurangan:
1.Peka kesalahan, tiap node pada jaringan akan selalu ikut serta mengelola informasi yang
dilewatkan dalam jaringan, sehingga jika di suatu node ditemukan gangguan maka semua
jaringan akan mengalami gangguan.
2.Jika terjadi kerusakan di jaringan topologi ring sulit untuk diatasi.
3.Jika Ingin menambah komputer atau mengurangi komputer dapat mengacaukan jaringan.
4.Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.
5.Pengembangan jaringan lebih kaku.
1.Peka kesalahan, tiap node pada jaringan akan selalu ikut serta mengelola informasi yang
dilewatkan dalam jaringan, sehingga jika di suatu node ditemukan gangguan maka semua
jaringan akan mengalami gangguan.
2.Jika terjadi kerusakan di jaringan topologi ring sulit untuk diatasi.
3.Jika Ingin menambah komputer atau mengurangi komputer dapat mengacaukan jaringan.
4.Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.
5.Pengembangan jaringan lebih kaku.
Topologi Star
=Concentrator dapat berupa Hub atau Switch
menjadi pusat, dimana semua komputer dalam jaringan
dihubungkan ke concentrator ini.
=Karakteristik:
1.Setiap node berkomunikasi langsung dengan central menjadi pusat, dimana semua komputer dalam jaringan
dihubungkan ke concentrator ini.
=Karakteristik:
node, traffic data mengalir dari node ke central node
dan kembali lagi.
2.Mudah dikembangkan karena setiap node hanya
memiliki kabel yang langsung terhubung ke central
node.
3.Keunggulan jika terjadi kerusakan pada salah satu node maka hanya pada node tersebut
yang terganggu tanpa mengganggu jaringan lain.
4.Dapat digunakan kabel lower karena hanya menghandle satu traffic node dan biasanya
menggunakan kabel UTP.
yang terganggu tanpa mengganggu jaringan lain.
4.Dapat digunakan kabel lower karena hanya menghandle satu traffic node dan biasanya
menggunakan kabel UTP.
=Kelebihan:
1.Kerusakan pada satu saluran hanya akan memengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan
station yang terpaut.
2.Tingkat keamanan termasuk tinggi.
3.Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
4.Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.
5.Akses kontrol terpusat.
6.Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan pengelolaan jaringan.
7.Paling fleksibel.
station yang terpaut.
2.Tingkat keamanan termasuk tinggi.
3.Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
4.Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.
5.Akses kontrol terpusat.
6.Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan pengelolaan jaringan.
7.Paling fleksibel.
=Kekurangan:
1.Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh rangkaian akan berhenti.
2.Boros dalam pemakaian kabel.
3.HUB jadi elemen kritis karena kontrol terpusat.
4.Terlalu penting hub sehinga ketika terdapat masalah dengan HUB maka jaringan tersebut
akan down.
5.Jaringan tergantung pada terminal pusat.
6.Jika menggunakan switch dan lalu lintas data padat dapat menyebabkan jaringan lambat.
7.Biaya jaringan lebih mahal dari pada bus atau ring.
2.Boros dalam pemakaian kabel.
3.HUB jadi elemen kritis karena kontrol terpusat.
4.Terlalu penting hub sehinga ketika terdapat masalah dengan HUB maka jaringan tersebut
akan down.
5.Jaringan tergantung pada terminal pusat.
6.Jika menggunakan switch dan lalu lintas data padat dapat menyebabkan jaringan lambat.
7.Biaya jaringan lebih mahal dari pada bus atau ring.
Topologi Tree
=Merupakan generalisasi dari topologi bus.
=Kelebihan:
1.Scalable, level-level dibawah level utama dapat
menambahkan node baru dengan mudah.
2.Koneksi terjadi secara point to point.
3.Manajemen mudah karena mudah melakukan identifikasi
dan isolasi kesalahan dalam jaringan.
4.Mudah di kembangkan.
=Kekurangan:
menambahkan node baru dengan mudah.
2.Koneksi terjadi secara point to point.
3.Manajemen mudah karena mudah melakukan identifikasi
dan isolasi kesalahan dalam jaringan.
4.Mudah di kembangkan.
=Kekurangan:
1.Pada area yang luas sulit untuk melakukan perawatan
jaringan.
2.Karena topologi ini adalah varian dari topologi BUS maka
jaringan.
2.Karena topologi ini adalah varian dari topologi BUS maka
jika kabel backbone (kabel utama penyedia arus
data) rusak maka seluruh jaringan akan down).
data) rusak maka seluruh jaringan akan down).
3.Dapat terjadi tabrakan file data (collision).
4.Lebih sulit untuk mengkonfigurasi dan memasang kabel dari pada topologi lain.
5.Jika salah satu node rusak, maka node yang berada di jenjang bagian bawahnya akan
rusak.
6.Kabel yang digunakan menjadi lebih banyak sehingga diperlukan perencanaan yang matang
dalam pengaturannya, termasuk di dalamnya adalah tata letak ruangan.
4.Lebih sulit untuk mengkonfigurasi dan memasang kabel dari pada topologi lain.
5.Jika salah satu node rusak, maka node yang berada di jenjang bagian bawahnya akan
rusak.
6.Kabel yang digunakan menjadi lebih banyak sehingga diperlukan perencanaan yang matang
dalam pengaturannya, termasuk di dalamnya adalah tata letak ruangan.
Topologi Mesh
=Karakteristik:
1.Pada topologi mesh tiap komputer terhubung langsung
dengan komputer lain (pear to pear).
2.Setiap komputer mempunyai jalur sendiri-sendiri
dengankomputer lain, sehigga tidak akan terjadi
collision domain.
3.Perangkat pada jaringan bertopologi mesh ini dapat
dihitung yaitu sebanyak n(n-1)/2 (n=Jumlah node).
dengan komputer lain (pear to pear).
2.Setiap komputer mempunyai jalur sendiri-sendiri
dengankomputer lain, sehigga tidak akan terjadi
collision domain.
3.Perangkat pada jaringan bertopologi mesh ini dapat
dihitung yaitu sebanyak n(n-1)/2 (n=Jumlah node).
=Kelebihan:
1.Proses pendeteksian dan pengisolasian kesalahan
pada jaringan bisa dilakukan dengan mudah karena
konfigurasi jaringan menggunakan sistem point to point.
pada jaringan bisa dilakukan dengan mudah karena
konfigurasi jaringan menggunakan sistem point to point.
2.Data di hantarkan melalui jalur dedicated sehingga privasi dan keamanan terjaga.
3.Apabila terjadi ganguan diantara 2 jalur maka yang terkena imbasnya hanya jalur yang
bersangkutan saja, sedangkan secara keseluruhan jaringan tidak terpengaruh.
3.Apabila terjadi ganguan diantara 2 jalur maka yang terkena imbasnya hanya jalur yang
bersangkutan saja, sedangkan secara keseluruhan jaringan tidak terpengaruh.
=Kekurangan:
1.Jaringan ini tidak praktis.
2.Membutuhkan banyak kabel dan port.
3.Membutuhkan biaya yang relatif mahal.
4.Proses instalasi lebih rumit dan ruang yang diperlukan lebih besar.
2.Membutuhkan banyak kabel dan port.
3.Membutuhkan biaya yang relatif mahal.
4.Proses instalasi lebih rumit dan ruang yang diperlukan lebih besar.
Mengenai kecepatan akses internet dan bandwith akan dilanjutkan pada pos selanjutnya.
Bersambung..





Tidak ada komentar:
Posting Komentar