Kecepatan akses internet adalah kecepatan transfer data pada saat melakukan akses melalui jalur internet.
Cara menghitung kecepatan akses internet
jumlah file data : waktu
contoh:
data:10 MB, waktu: 2 menit
10 MB=10.000 kb
2 menit=120 sekon
contoh:
data:10 MB, waktu: 2 menit
10 MB=10.000 kb
2 menit=120 sekon
10.000:120
=83,33
Faktor yang Mempengaruhi Kecepatan Akses Internet
- Kecepatan komputer pelanggan.
Makin cepat kecepatan komputer pelanggan, maka makin cepat kecepatan akses Internet. - Kepadatan lalu lintas Internet sepanjang rute yang dilalui.
Makin padat lalu lintas Internet yang dilalui, maka makin lambat kecepatan akses yang diperoleh. - Besar bandwidth yang disewa ISP ke Backbone Internet.
Makin besar bandwidth yang dimiliki, maka makin besar kecepatan akses yang diterima.
Bandwidth / Lebar pita(bahasa Inggris: bandwidth) dalam teknologi komunikasi adalah perbedaan antara frekuensi terendah dan frekuensi tertinggi dalam rentang tertentu. Sebagai contoh, line telepon memiliki bandwidth 3000Hz (Hertz), yang merupakan rentang antara frekuensi tertinggi (3300Hz) dan frekuensi terendah (300Hz) yang dapat dilewati oleh line telepon ini.
Kecepatan Akses Internet dengan ADSL
ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line) adalah suatu teknologi modem yang bekerja pada frekuensi antara 34 kHz sampai 1104 kHz. Inilah penyebab utama perbedaan kecepatan transfer data antara modem ADSL dengan modem konvensional (yang bekerja pada frekuensi di bawah 4 kHz). Keuntungan ADSL adalah memberikan kemampuan akses Internet berkecepatan tinggi dan suara/fax secara simultan (di sisi pelanggan dengan menggunakan splitter untuk memisahkan saluran telepon dan saluran modem).
Contoh Koneksi ADSL adalah Speedy dari Telkom. Bandwidth maksimum yang didapat apabila kita menggunakan akses Internet menggunakan ADSL adalah:- Untuk line rate 384 Kbps, bandwidth maksimum yang didapatkan mendekati 337 Kbps.
- Untuk line rate 384 Kbps, throughput rata-rata (kecepatan download) yang bisa didapatkan sekitar 40 Kbps.
- Untuk line rate 512 Kbps, bandwidth maksimum yang didapatkan mendekati 450 kbps.
- Untuk line rate 512 Kbps, throughput rata-rata (kecepatan download) yang bisa didapatkan sekitar 52 Kbps.
Kelebihan:
1. Kecepatannya yang tertinggi dengan jarak yang memadai dan bisa mendukung layanan
komunikasi suara.
2. Layanan komunikasi data dan suara diberikan melalui dua kanal yang terpisah, tetapi tetap
satu kabel yang sama.
1. Kecepatannya yang tertinggi dengan jarak yang memadai dan bisa mendukung layanan
komunikasi suara.
2. Layanan komunikasi data dan suara diberikan melalui dua kanal yang terpisah, tetapi tetap
satu kabel yang sama.
Kekurangan:
1. Kecepatan dalam pengiriman data sangat berpengaruh terhadap jarak.
2. Penggunan fiber optik yang menyulitkan pengiriman sinyal.
3. Adanya load coils yang mengakibatkan terjadinya interferensi dan ketidak cocokan jalur
untuk ADSL.
1. Kecepatan dalam pengiriman data sangat berpengaruh terhadap jarak.
2. Penggunan fiber optik yang menyulitkan pengiriman sinyal.
3. Adanya load coils yang mengakibatkan terjadinya interferensi dan ketidak cocokan jalur
untuk ADSL.
Kecepatan Akses Internet dengan GPRS (2.5G)
GPRS adalah kepanjangan dari General Packet Radio Service, yaitu komunikasi data dan suara yang dilakukan dengan menggunakan gelombang radio. GPRS memiliki kemampuan untuk mengkomunikasikan data dan suara pada saat alat komunikasi bergerak (mobile). teknologi ini memungkinkan pengiriman dan penerimaan data lebih cepat dibandingkan dengan penggunaan teknologi Circuit Switch Data atau CSD. Penggabungan layanan telepon seluler dengan GPRS (General Packet Radio Service) menghasilkan generasi baru yang disebut 2.5G. Dari segi biaya, harga mengacu pada volume penggunaan. Penggunanya ditarik biaya dalam kaitannya dengan banyaknya byte yang dikirim atau diterima,
Sistem GPRS dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data) yang berkaitan dengan e-mail, data gambar (MMS), dan penelusuran (browsing) Internet. Layanan GPRS dipasang pada jenis ponsel tipe GSM dan IS-136, walaupun jaringan GPRS saat ini terpisah dari GSM. Dalam teorinya, GPRS menjanjikan kecepatan mulai dari 56 kbps sampai 115 kbps sehingga memungkinkan akses Internet, pengiriman data multimedia ke komputer atau notebook. Namun, dalam implementasinya, hal tersebut sangat tergantung faktor-faktor sebagai berikut:
- Konfigurasi dan alokasi time slot pada level BTS
- Software yang dipergunakan
- Dukungan fitur dan aplikasi ponsel yang digunakan
Kelebihan:
1. Kecepatannya mencapai 171.2 kpbs.
2. Menggunakn sistem yang selalu terhubung.
1. Kecepatannya mencapai 171.2 kpbs.
2. Menggunakn sistem yang selalu terhubung.
Kekurangan:
1. Adanya keterbatasan kemampuan dari gadget itu sendiri untuk jaringan GPRS.
2. Kenyataannya kecepatan yang didapat rata-rata dibawah 170 kpbs.
1. Adanya keterbatasan kemampuan dari gadget itu sendiri untuk jaringan GPRS.
2. Kenyataannya kecepatan yang didapat rata-rata dibawah 170 kpbs.
Kecepatan Akses Internet dengan WiFi
Teknologi jaringan tanpa kabel yang dikenal dengan Wirelless Fidelity (WiFi) menggunakan frekuensi tinggi berada pada spektrum 2,4 GHz. WiFi (Wireless Fidelity) adalah koneksi tanpa kabel seperti handphone dengan mempergunakan teknologi radio sehingga pemakainya dapat mentransfer data dengan cepat dan aman. WiFi tidak hanya dapat digunakan untuk mengakses Internet, WiFi juga dapat digunakan untuk membuat jaringan tanpa kabel di perusahaan. Teknologi WiFi memberikan kebebasan kepada pemakainya untuk mengakses Internet atau mentransfer data dari ruang rapat, kamar hotel, kampus, dan cafe-cafe yang bertanda “WiFi Hot Spot”. Dengan menggunakan WiFi, kita dapat mengakses internet dengan cepat. WiFi mempunyai kemampuan akses internet hingga 11 Mbps.
Teknologi jaringan tanpa kabel yang dikenal dengan Wirelless Fidelity (WiFi) menggunakan frekuensi tinggi berada pada spektrum 2,4 GHz. WiFi (Wireless Fidelity) adalah koneksi tanpa kabel seperti handphone dengan mempergunakan teknologi radio sehingga pemakainya dapat mentransfer data dengan cepat dan aman. WiFi tidak hanya dapat digunakan untuk mengakses Internet, WiFi juga dapat digunakan untuk membuat jaringan tanpa kabel di perusahaan. Teknologi WiFi memberikan kebebasan kepada pemakainya untuk mengakses Internet atau mentransfer data dari ruang rapat, kamar hotel, kampus, dan cafe-cafe yang bertanda “WiFi Hot Spot”. Dengan menggunakan WiFi, kita dapat mengakses internet dengan cepat. WiFi mempunyai kemampuan akses internet hingga 11 Mbps.
Wi-Fi dirancang berdasarkan spesifikasi IEEE 802.11. Sekarang ini ada empat variasi dari 802.11, yaitu:
| Spesifikasi | Kecepatan | FrekuensiBand |
| 802.11b | 11 Mb/s | 2.4 GHz |
| 802.11a | 54 Mb/s | 5 GHz |
| 802.11g | 54 Mb/s | 2.4 GHz |
| 802.11n | 100 Mb/s | 2.4 GHz |
Kelebihan:
1. Tidak menggunakan kabel dan gelombang radio.
2. Menggunakan jalur akses jaringan sehingga dapat berkomunikasi ke semua komputer dan
laptop.
1. Tidak menggunakan kabel dan gelombang radio.
2. Menggunakan jalur akses jaringan sehingga dapat berkomunikasi ke semua komputer dan
laptop.
Kekurangan:
1. Adanya kelemahan pada konfigurasi dan jenis enkripsi.
2. WEP yang menjadi standar keamanan wireless sebelumnya dapat dengan mudah
dipecahkan dengan berbagai tools gratis di internet.
1. Adanya kelemahan pada konfigurasi dan jenis enkripsi.
2. WEP yang menjadi standar keamanan wireless sebelumnya dapat dengan mudah
dipecahkan dengan berbagai tools gratis di internet.
Kecepatan Akses Internet dengan TV Kabel
Jaringan TV kabel untuk menghubungkan komputer ke Internet telah banyak digunakan. Televisi kabel dinilai cocok terutama untuk pengguna Internet dari kalangan keluarga (rumah tangga). Kelebihan mengakses Internet dengan menggunakan jaringan TV kabel dapat mengakses Internet setiap saat dan bebas dari gangguan telepon sibuk. Jaringan TV kabel ini dapat dipakai untuk koneksi ke Internet dengan kecepatan maksimum 27 Mbps downstream (kecepatan download ke pengguna) dan 2,5 Mbps upstream (kecepatan upload dari pengguna). Agar dapat menggunakan modem kabel, komputer harus dilengkapi dengan kartu ethernet (ethernet card).Kelebihan:
1. Memiliki harga yang relatif murah diantara kabel jaringan lainnya.
2. Mudah dalam membangun instalasinya.
Kekurangan:
1. Jarak jangkau terbatas dan kecepatan transmisi terbatas.
2.Mudah terpengaruh norse (gangguan).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar